#kopraljono
PALI |WartasumselBabel.com — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) menunjukkan respon cepat terhadap laporan masyarakat terkait kondisi jembatan di Desa Talang akar yang mengalami kerusakan.
Begitu menerima informasi dari warga, jajaran DPUTR PALI langsung turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan sekaligus penanganan awal guna memastikan akses masyarakat tetap dapat digunakan dengan aman. Langkah sigap ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan maksimal serta menjamin keselamatan pengguna jalan.
Selain penanganan sementara, pemerintah juga telah menyiapkan rencana jangka panjang dengan membangun jembatan permanen. Saat ini, proses pembangunan masih dalam tahapan lelang melalui Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), sebagai bagian dari prosedur yang harus dilalui sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten PALI, Ristanto, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat sebagai bentuk tanggung jawab atas laporan masyarakat.
“Kami tidak menunggu lama. Sesuai arahan Bupati, begitu laporan diterima, tim langsung kami turunkan ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan langkah penanganan awal. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam merespons setiap keluhan masyarakat secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab,” ujar Ristanto.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan jembatan permanen menjadi prioritas agar ke depan masyarakat tidak lagi menghadapi kendala serupa.
“InsyaAllah, setelah proses lelang selesai, pembangunan jembatan permanen akan segera kita laksanakan. Kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar seluruh tahapan berjalan lancar sehingga pembangunan dapat segera terealisasi,” tambahnya.
Sementara itu, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintasi area jembatan tersebut demi keselamatan bersama, mengingat proses penanganan masih terus berjalan.
Dengan langkah cepat dan terarah ini, Pemerintah Kabupaten PALI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.[red]