Membangun Generasi Muda Berjiwa Nasionalis, Kesbangpol PALI Adakan Pendidikan Wawasan Kebangsaan

Bagikan Berita

kopraljono

PALI | wartasumselbabel.com – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi pendidikan wawasan kebangsaan bagi generasi muda. Acara yang berlangsung di Pendopoan PALI Rumah Dinas Bupati Komplek Pertamina pada Selasa (10/12/2024) dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Staf Ahli Bupati, perwakilan Polres PALI, Danramil 404 PALI, Kepala OPD, Majelis Ulama Indonesia (MUI), pelajar, dan pemuda dari organisasi kepemudaan setempat.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Hj. Yenni Novriani, M.Si., Staf Ahli Bupati PALI, Bupati menegaskan pentingnya penanaman wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda. Yenni menyebut generasi muda sebagai tulang punggung bangsa yang memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan negara.

“Generasi muda adalah tulang punggung bangsa. Untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan negara, kita harus membekali mereka dengan semangat nasionalisme yang kokoh serta pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai kebangsaan. Dengan wawasan kebangsaan yang kuat, mereka akan mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman terhadap persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Wawasan Kebangsaan Bagi Generasi Muda untuk Mewujudkan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir yang Tangguh.” Materi yang disampaikan mencakup empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Diskusi interaktif juga diadakan untuk membahas tantangan globalisasi yang dapat memengaruhi semangat nasionalisme.

Acara ini turut menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, seperti Kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Badan Intelijen Negara (BIN). Salah satu narasumber, Kolonel Gusra Muttaqin, M.I.Kom., selaku Koordinator Wilayah BIN Daerah Sumatera Selatan, menekankan bahwa wawasan kebangsaan adalah benteng utama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

“Generasi muda rentan terhadap ancaman seperti narkoba, perilaku seks bebas, radikalisme, dan pengaruh negatif budaya asing. Oleh karena itu, membangun kesadaran kebangsaan menjadi upaya penting untuk membentengi mereka dari ancaman tersebut,” ujarnya.

Para peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias. H. Mugni Zein, perwakilan tokoh agama, menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman yang sangat bermanfaat tentang pentingnya menjaga semangat nasionalisme, terutama di era digital.

“Kami berharap generasi muda di Kabupaten PALI tidak mudah terpengaruh oleh kegiatan negatif dan tetap teguh dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan,” katanya.

Kesbangpol PALI berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang berkarakter kuat, berjiwa nasionalis, dan mampu menjadi agen perubahan positif bagi bangsa dan negara. Rencananya, kegiatan serupa akan digelar secara berkala untuk menjangkau lebih banyak generasi muda di wilayah PALI. [red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *