
Palembang, Wartasumselbabel — Maraknya mobil bertonase besar yang lalu lalang di sekitaran Kelurahan Sako Baru menjadi perhatian publik. Lurah Sako Baru Aunah S.Sos saat ditemui dikantornya (27/10/2025) perihal ini menyampaikan ” Sudah ada pertemuan di Kantor Kecamatan bersama dengan pelaku usaha, Kepolisian (Polsek), Dinas Perhubungan, serta pihak-pihak terkait membicarakan hal ini. Memang truk-truk bertonase besar sudah dikeluhkan oleh warga melihat akses jalan yang kecil serta kepadatan pengguna jalan yang melintas tidak menutup kemungkinan sering mengakibatkan kemacetan yang panjang.”
Kelurahan Sako Baru menjadi salah satu kelurahan yang padat penduduk. Banyaknya rumah warga serta pabrik-pabrik dan Gudang-gudang mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah ini. Banyak warga sekitar yang menjadi pekerja baik di pabrik-pabrik serta gudang-gudang tersebut membuat perekonomian warga stabil.
“Kita sebagai warga kelurahan juga sangat peduli akan keselamatan pengguna jalan lain melihat ada Sekolah Dasar yang terletak tepat di pinggir jalan tempat truk-truk ini melintas. Coba bagi Para Pelaku usaha baiknya musyawarah lah menyangkut hal ini. Karena area sekitar Sekolah Dasar itu memang rawan sekali terjadi kecelakaan. Mungkin para Pengusaha yang menjalankan usahanya disekitar Sako baru perlu ada musyawarah dan mufakat baiknya bagaimana terhadap truk-truk besar itu. Kami juga mementingkan keselamatan warga kami terutama Sekolah Dasar itu letaknya dipinggir jalan sekali tidak ada batas antara pagar dan Jalan besar maka rawan sekali.” Ungkap Aunah. (27/10/2025)
Warga juga menambahkan Banyaknya mobil-mobil dari luar perusahaan yang melintas, baiknya menjadi perhatian semua pihak agar tidak melintas diarea tersebut. Maraknya mobil dari luar perusahaan yang melintas berdampak negative kepada para pelaku usaha, yang kena imbasnya. 70%-80% warga yang bekerja diperusahan adalah warga sekitar. Maka baiknya diadakan musyawarah kembali untuk membicarakan hal tersebut.
Aunah menambahkan “Harapan saya semoga ada peraturan soal jam masuk bagi truk-truk besar yang melintas. Perlu ada jadwal yang disepakati bersama bagi truk-truk perusahaan agar melintas bukan saat jam macet di area sekitar Sako baru. Demi menghindari kecelakaan dan musibah yang selalu menghantui warga sekitar Sako Baru ini, terutama anak-anak sekolah yang bersekolah di pinggir jalan ini. Kelurahan juga tidak bisa menutup perusahaan ini karena banyaknya warga yang bekerja di perusahaan tersebut.”
Dalam akhir wawancara Aunah menyampaikan pesan “Semoga warga Sako Baru ini tetap aktif dalam kegiatan dan bersinergi dengan semua program dari pemerintah Kota Palembang. Mari bersama-sama berbenah selalu saling menjaga keamanan dan lingkungan demi kesejahteraan warga bersama.” (rhm)